Tampilkan postingan dengan label surat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surat. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Oktober 2012

Untuk Kamu yang Terbiasa Tidur Cepat


Maafkan sikap keras kepalaku yang sulit untuk diberitahu gunanya tidur cepat.

Sebagaimanapun kamu mencoba, aku justru yang membuat tidurmu semakin larut.
Sekeras apapun kamu membujuk, aku justru yang membuatmu menahan kantuk hampir semalaman.
Selembut apapun kamu memaksa, aku justru yang membuatmu terpaksa menahan lelahmu sedikit lebih lama untuk menungguku terlelap.

Dan lama-kelamaan kamu terbiasa dengan jam tidurku. Dan kadang-kadang aku mulai bisa diingatkan untuk tidur cepat.
Tapi aku masih sering keras kepala. Maaf.. :)

Semoga Tuhan tetap memberimu kesabaran dalam menungguku,
atau Ia memberikanmu kekuatan untuk berjalan menjauh dariku.


Minggu, 26 Februari 2012

Surat Dari Mama yang Ternyata Jago Menulis


Ini surat yang kemaren mama kasih waktu surprise di Bogor. Ternyata mama saya jago nulis surat! :’3
Ehm.. maaf kalau ada beberapa yang gak jelas dan membingungkan. Hanya mama dan saya yang mengerti :p #eaa

Dear Amani,
Tak terasa sudah umurmu 15 tahun sayangku, tlah bertahun lalu dari usiamu, mama merawatmu semampu yang mama bisa. Walau terkadang tak sempurna, tapi mama berusaha memberi yang terbaik buatmu dan juga adikmu.

Harapan mama setiap harinya hanyalah bisa melihatmu tersenyum.

Kebahagiaan mama setiap saat melihatmu tumbuh sehat, bisa bersekolah. Mama hanya ingin Amani bahagia dan tidak kekurangan apa yang Amani butuhkan.

Sayangku Amani,
Walau terasa berat menjalani hidup yang kian hari kian sulit, tapi mama percaya Tuhan Yesus tak pernah berhenti menolong kita dan memberkati kekurangan kita.

Amani,
Di usiamu yang sudah menjelang dewasa, harapan mama, jadilah anak yang takut akan Tuhan. Dengan begitu segala apa yang engkau lakukan pastilah berkenan kepada-Nya, semakin dewasa dalam segala hal, terutama mama berharap Amani memperhatikan adikmu Henoch, mama yakin kalau Amani bisa menjadi panutan dan penolong buat adikmu nanti dari segala kekurangannya.
Mama juga berharap Amani mau merubah sifat-sifat yang kurang baik selama ini, kadang-kadang mama sedih kalau Amani disuruh makan begitu susahnya. Apakah Amani tau? Betapa sedih dan khawatirnya mama bila Amani sakit. Jadi mama harap kamu mau makan teratur.
Mama juga kadang-kadang jengkel dan marah setiap lihat Amani pulang sekolah; di mana pakaian, buku-buku selalu berantakan. Dalam hal ini mama hanya ingin Amani bisa menjadi anak yang mandiri tanpa bergantung pada orang lain.

Amani sayang,
Mama selama ini selalu percaya bila Amani ke rumah teman untung belajar bersama, bermain, ke mal. Mama harap jangan salah gunakan kepercayaan mama kepada Amani. Jangan kecewakan mama, rajinlah belajar supaya apa yang Amani cita-citakan bisa tercapai dan bisa membuat bangga mama, karena Amani lah satu-satunya harapan mama.

Maafkan juga mama bila selama ini sering memarahi Amani. Tapi Amani harus tau kalau itu tandanya mama sangat sayang Amani.
Doakan mama supaya selalu sehat.

Love you always, honey.
MAMA.

Sabtu, 19 Februari 2011

aku tidak tahu judulnya apa. ada usul? :)

Ehm. Dear Popon,

Somewhere in between our friendship, I forgot you are taken.

Entah apa yang terjadi padaku. #gayaselangit
Katanya, kalo ‘crush’ itu kan cuma tahan 4 bulan, kalo lebih dari itu namanya jatuh cinta. Dan, aku menyukaimu sejak dulu (pastinya udah lebih dari 4 bulan -,-). Tapi aku bilang padamu kalau aku hanya suka padamu.
Aku bingung -___-

Yaudah deh, yang itu ga usah dipikirin.
Gatau kenapa, beberapa hari ga ketemu aja rasanya kayak gimanaa gitu. Yaudah, ku sebut aja itu kangen sama sahabat.
Tapi, di hari-hari ini. Banyak sekali yang aku pikirkan. Hmm.. salah satunya, aku mikirin gimana kalau kamu pindah sekolah nantinya ke DH? .. Ya, aku sih nggak mau nahan-nahan kamu biar gak pergi, aku gamau egois :’) *jiaaah

Beberapa hari aja aku kayak gini, gimana setiap hari? Sahabatku yang bener-bener kan Cuma Tuhan, kamu, sama ephine.
Aku selalu mau nangis kalau ingat itu.
Kamu sih masih enak, bisa dapet temen baru di sana. Dan minimal kamu bisa bebas dari ‘fvck friends’ yang di TB.
Aku nggak ngerti deh bakal gimana jadinya nanti. Hehe
Emang sih, ga boleh negative thinking.

Cuma mikir aja, kalau nanti nggak ada yang nyapa lagi tiap istirahat pertama, istirahat kedua, dan kadang pas pulang. Yaa walaupun ‘rese’ -_- tapi aku seneng masih ada yang mau nyapa. Tapi gimana kalau kamu nggak ada lagi? Masa aku mau nyapa pohon yang melambai-lambai? *sok puitis :P

Trus, nanti aku tukeran isi binder sama siapa dong? Yang mau diajak nulis-nulis gak jelas kayak gitu kan, cuma kamu! Hahaha. Aku bakal kangen deh sama tulisan tanganmu. Tapi untungnya aku masih punya kertas yang udah kamu tulis. Makasih banget lho, buat itu..

Nanti juga siapa yang bakal aku tonton di lapangan bola tiap istirahat kedua? Ga ada lagi dong, orang yang paling aneh permainan bolanya yg bakal ku tonton. Wkwk canda, barney.

Hiks.. kamu salah. aku bukan temen yang setia, tau. Yang setia itu kamu. :)

Sepanjang sejarah pertemananku, yang masih setia jadi ‘real friends’ ku ya cuma yang kusebutin tadi.. Aku berterimakasih banget, sama kamu.
Makasih juga ya, buat hadiahnya di ulang tahunku yang ke-14. Bonekanya selalu kupeluk, lho. Bukunya juga udah habis kubaca. :D

Makasih banyak, mau kuceritain segala macem. Mulai dari hal yang ga jelas & ga penting sama sekali sampe-sampe ke hal yang penting banget, dan cuma bisa kuceritain ke kamu & Tuhan. Soalnya aku percaya kamu bisa jaga rahasia..

Jah, jadi nangis deh nulisnya. Konyol ya?
udah ungu, berponi, bawel, kurus, konyol lagi. Haha. Jangan ditiru (?) #abaikan

Kamu banyak-banyakin temen ya di DH. Biarin aja orang yang suka ngacangin kamu. Mereka emang aneh. Haha.
Sering-sering nyapa orang kayak kamu suka nyapa aku. Jangan pernah kecewa sama cewe, ataupun sama cinta.
Haha yaudah dulu deh surat(gajelas)nya. Kalo panjang-panjang nanti pusing bacanya @_@
Maaf ya kalo agak lebay. Kamu kan tau aku -___-v
Hehehe



­­­­­­Aku (tidak) cemburu

Stay ganteng, barney! Alevu pren! Hidup perut panda! BERJUANG! JANGAN MAU TERIKAT SAMA ‘itu’!! *oke, sudah mulai aneh.
I’m gonna miss you..

Warm regards,
Ungu unyu :3


Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, (Filemon 1:4).
God bless you abundantly. :)

Saturday, February 19th , 2011
13:23 PM


Selasa, 25 Januari 2011

SURAT #2

Malam yang sepi, hanya ada bunyi jangkrik.
Dear Anya, Nathalyn, Theo, Davine, Axel..
Apa kabar?
Kalian pasti baik-baik saja. Aku selalu berharap begitu, berhubung aku tak selalu tahu kabar kalian..

Hmm.. Aku selalu mengucap syukur setiap memikirkan kalian. Karena, lewat kalian, Tuhan menunjukkan bahwa Ia tak mau aku berjalan sendirian.. Terimakasih, malaikat tanpa sayap.
Yaa, mungkin ini akan terdengar cheesy bagi kalian jika membacanya. Tapi aku selalu ingin kalian tahu, bahwa aku ingin berterimakasih. But I can’t thank you enough.

Untuk setiap kalian yang ikut menulis cerita dalam hidupku, sejauh ini.
Kalian penulis-penulis yang hebat.

Ada beberapa cerita yang membuatku tersentuh, seperti waktu kalian mengerjaiku waktu ulang tahun ke-13. It was great. Aku menangis bukan karena dimarahi guru saat itu, atau dilempari kertas. Bukan juga karena aku dituduh mencuri kunci loker Davine, bukan. Aku menangis.. Karena, kalian menyadarkanku bahwa masih banyak yang peduli padaku. Untuk meyakinkanku bahwa aku tak perlu khawatir tak punya teman..

Ada pula cerita yang membuatku tertawa, hingga sakit perut dan air mata menetes. Saat-saat konyol itu.. Ah, ingin aku mengulang saat itu lagi.
Rasanya aku ingin lari ke dalam mesin waktu milik Doraemon, dan pergi ke saat itu.
Kalian selalu berhasil. Membuatku tertawa, bahkan di saat-saat tersulit pun.

Ada juga cerita yang membuatku jengkel. Membuatku khawatir. Saat salah satu dari kalian ada yang depresi, dan mencoba untuk minum minuman beralkohol. Sungguh, antara ingin marah, menangis, dan tertawa. Aku ingin marah, karena betapa tidak sayangnya kalian pada diri sendiri. Aku ingin menangis, karena kalian tak mau mendengarku saat dilarang. Aku ingin tertawa, karena, di lain sisi tindakan kalian itu sangat konyol. Bisa-bisanya ada orang depresi minum Mix Max. Untuk meredakan depresi. Antara galau dan jayus. Antara bingung dan menahan tawa..

Kalian.. selalu hebat. Rasanya, surat ini pun tak akan cukup untuk berterimakasih pada kalian. Berlembar-lembar pun kurang. #ehm. :P

Aku jatuh cinta pada kalian. Pada setiap pribadi kalian. Aku menyukai setiap jengkal yang ada dalam diri kalian, kawan-kawanku.
Kalian selalu membuatku menulis.
Once again, I can’t thank you enough. And I can’t thank God enough. Its too much. Too much blessings over here. 


P.S: I always here. Every time you need, every time you call. I am here.

Warm regards,
A.

Jumat, 14 Januari 2011

Surat #1

heyyyy!
kmaren2 aku iseng-iseng buat surat niih. buat si penghuni mars. gara2 #stupm dari @nulisbuku, aku jadi suka nulis-nulis surat gitu. nih salah satunyaaa:


Painful.
Lippo Cikarang, 5 Januari 2010
Pagi yang sepi.


Ehm, halo.
Mengapa ya, rasanya aku selalu gugup kalau berbicara denganmu? Apakah karena kamu ganteng? Ya, mungkin. Atau mungkin karena badanmu yang atletis? Ya, bisa saja. Dan.. apa karena ku dengar kamu idola nyaris semua perempuan di sekolah?
Tak bisa dipungkiri, kamu itu populer. Kamu ganteng, berbadan atletis, dan baik hati. Tak heran banyak perempuan yang mengidolai kamu.

Tapi, kalau dibandingkan dengan aku? Ah, kurus, tidak terlalu tinggi, dan aneh. Kutu buku.
Dengan semua perbedaan yang ada di antara kita, aku pun bingung. Mengapa kamu mau bersahabat denganku?
Kamu ceritakan semua soal hidupmu, rahasiamu. Akupun begitu, rasanya waktu itu kita sudah saling percaya. Padahal, aku anak baru di sekolah. Satu lagi hal aneh.
Entah kenapa.. aku menjadi suka padamu. Suka pada semua yang ada padamu. Suka pada kekuranganmu. Kelebihanmu itu, untukku, adalah bonus.

Lalu suatu hari kau dengan gampangnya mengajakku jadian. Kau tau rasanya? Bahagia pastinya. Aku bahagia. Hingga perempuan-perempuan di sekolah iri padaku. Bahkan ada beberapa adik kelas ada yang membenciku, setelah tau ini. Satu lagi hal aneh tentangmu, si sok ganteng. Kamu memilihku.
Sampai pada suatu hari, kita putus. Lalu dengan GAMPANGnya kamu kembali dekat dengan perempuan lain. Apa itu yang kau bilang setia? Katamu, walau kita sudah putus, kamu akan setia. Hah! Dasar laki-laki, bisanya berjanji saja kerjanya. Tak bisa ditepati.

Lalu, kau benar-benar menjauh. Sms yang ditunggu tak kunjung datang, dering telepon darimu pun tak terdengar. Hei, kamu puas menghancurkanku? Kamu membuatku menunggu sesuatu yang tak pasti, tahukah kamu?
Aku harus tersenyum palsu dibalik semua sakitnya. Bukan, tangisanku bukan tangisan bombay seperti dalam sinetron-sinetron. Kalau aku mengingatmu, dadaku selalu sesak, sakit. Pahit? Ya, mungkin. Atau lebih tepatnya.. seperti ditusuk tepat di dada? Ditusuk oleh kenangan-kenangan kita sendiri. Rasanya,  bukan rasa seperti yang kamu inginkan. Setiap kamu merasakan sakitnya, kamu pasti akan berharap sakit itu akan segera selesai. Tapi ternyata tidak.

Don’t you know something, do you? It’s painful. Yeah, it’s painful. Sometimes I just wanna let you realize something. I love you. But you never know.
Tapi, ada satu pertanyaan lagi untukmu. Mengapa kamu memilihku?
Sudahlah, kaupun tak akan menjawab pertanyaan ini sampai kapanpun. 
Aku tak mau banyak berharap.



P.S.: A heartbreak is always a blessing from God. It might be a very worst nightmare that leaves you crying in the middle of night. But it is just His way of letting you realized that He saved you from the wrong one. Thank God.
With tears,

Si bodoh.