Tampilkan postingan dengan label #3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #3. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

#TerimakasihTuhan Untuk Ko Nicho

Seseorang yang sekarang sedang menyandang status sebagai pelajar kelas 12 IPA.

Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat kamu.  
Filipi 1:3

Sepertinya banyak sekali yang saya syukuri karena dia dan sepertinya sudah acak-acakan di kepala saya. Tapi saya akan mencoba untuk mengurutkannya satu persatu.

Tuhan, terimakasih karena saya bisa mengenal ko nicho. Dan dia bisa mengenal saya.
Terimakasih untuk segala waktu dan segala situasi yang telah Engkau atur saat saya mengenal dia.

Terimakasih Tuhan, karena saya boleh tersenyum karenanya. 
Terimakasih, karena ko nicho adalah seorang pengingat yang handal, di tengah segala kecerobohan saya yang sering keterlaluan.
Saya mengucap syukur, karena dia selalu mengingatkan saya kepada Engkau.

Terimakasih karena ko nicho selalu mengingatkan saya untuk mengucap syukur. Terimakasih karena dia adalah salah satu alasan mengapa saya mengucap syukur.

Saya berterimakasih kepada Tuhan karena kesabarannya menghadapi saya selama ini. Saya yang keras kepala, pelupa, susah dibilangin, dan sering jadi kelelawar (baca: susah tidur). 
Saya berterimakasih karena kesabarannya dalam berusaha, dalam menunggu. Padahal ko nicho sudah melakukan terlalu banyak 'menunggu' sejak dia mengenal saya.

Saya mengucap syukur untuk segala waktu dan tenaga yang dia relakan gara-gara saya, karena saya yakin Engkau pasti akan menggantinya dengan berkat yang melimpah.
Saya mengucap syukur karena darinyalah sebagian besar inspirasi saya bermuara.
Saya mengucap syukur karena dia selalu mengingatkan saya untuk mengucap syukur.

Dalam setiap masa dan waktu yang saya lewati untuk mengingat ko nicho, saya tak pernah lupa untuk menyisipkan kata-kata penuh ucapan syukur kepada Penciptanya. :)



#TerimakasihTuhan Untuk Popon

Siapa itu Popon? Saya juga nggak tau :| #parah

Kali ini saya mau mengucap syukur untuk kehadiran Popon.
*tarik nafas dalam-dalam*

Tuhan, terimakasih untuk Popon. Terimakasih karena saya bisa mengenalnya, karena saya bisa banyak --sangat banyak-- berbagi dengannya dalam tahun-tahun persahabatan kami.
Saya mengucap syukur untuk setiap pengertiannya saat saya sedang labil. Saya bersyukur untuk setiap respon baiknya saat saya bercerita mengenai tantangan-tantangan yang saya hadapi, bagaimana dia membuat saya tertegur tetapi tidak terpojok.

Terimakasih Tuhan, karena kehadirannya, dia telah mengajarkan saya banyak hal, dan dia banyak memberi pengaruh dalam hidup saya.
Terimakasih Tuhan, walaupun sekarang dia agak sombong. Tapi tidak apa-apa, mungkin Engkau telah memberi banyak hal untuk dia kerjakan.

Saya mengucap syukur untuk setiap keterbukaannya dalam menghadapi segala sesuatu.
Saya mengucap syukur karena dia mengizinkan saya untuk membantunya melewati semua, terimakasih karena Engkau mengizinkan saya menjadi temannya di kala senang, temannya di kala sedih. Walau saya tidak selalu ada untuknya seperti yang Engkau lakukan..

Saya mengucap syukur atas setiap kemurahan hatinya, atas setiap sukacita yang dia tularkan kepada saya.
Saya juga mengucap syukur karena Tuhan selalu mengganti setiap pergumulannya dengan sukacita yang berkali lipat dari segala sukacita yang bisa dia tularkan.

*menghela nafas panjang*
 Terimakasih Tuhan, untuk Theo.

When you are happy 
and when you are sad
even if you are angry
I like you :)

If you are sick
if you sing (!)
even if you don't want my help
I'll be with you :)

And if you ask me, why..
I'll answer,
because I'm your friend :)