Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poem. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

Tiada Berhenti

Di segala kesesakan, Kaulah yang mengangkat bebanku
Bahkan untuk setiap tetes air mata yang jatuh, Kau mengerti alasannya
Setiap peristiwa baik atau buruk, Kaulah yang menggenggam tanganku
Rencana-Mu, kehidupanku

Bahkan lengan-Mu terentang untuk setiap amarahku
Kau menjanjikan masa depan yang penuh harapan, dan aku tahu, Engkau tiada berdusta
Engkau membayar mahal untuk setiap senyuman yang terlukis di wajahku
Dan Kaulah yang ikut tersenyum dalam setiap tawaku, yang Engkau nanti-nantikan
Setiap seruan bahagiaku, Kau berharap Engkaulah alasan aku berseru..

Setiap laki-laki yang aku temui, membuatku berpaling dari-Mu

Tapi lagi-lagi, Engkau yang memungut hatiku
yang berkeping-keping, pada akhirnya
Engkau pula yang mendekapku dengan erat

dalam setiap lutut dan lipat tanganku
di setiap seruanku memanggil-Mu
tangis air mata dan hancur hati

Engkau tiada berhenti... mengasihiku.

-fabs

Selasa, 13 Desember 2011

Reality Bites

Tadi sore saya nonton film di Star Movies yang judulnya My Girl. 


Saya nonton cuman setengah, tapi, 1 penggal cerita yang saya ingat adalah
Ada sepasang sahabat, Vada & Thomas Sennett. Si Vada ini sering diejekin karna temennya cowo, dan cowonya itu semacam anak aneh di kelas. Tapi Thomas ada  waktu Vada butuh temen, jadinya mereka terus temenan. Singkat cerita, Thomas meninggal karna disengat banyak lebah, dia alergi lebah. Vada udh gak tau harus gimana waktu Thomas meninggal, dia sedih banget.
Lalu blablabla akhirnya Vada bikin puisi buat Thomas.

Weeping willow with your tears running down, why do you always weep and frown?
Is it because he left you one day?
is it because he could not stay?
On your branches he would swing, do you long for the happiness that day would bring?
he found shelter in your shade. You thought his laughter would never fade.
Weeping willow, stop your tears.
There is something to calm you fears.
You think death has ripped you forever apart.
But I know he'll always be in your heart.

Susah ya menghadapi kenyataan kayak Vada.
Kayak judul di atas, reality bites.
Filmnya bagus. Recommended! :)
-fabs