aku rindu padamu, kawan.
aku rindu saat kita tertawa bersama, berbagi bersama.
aku rindu saat kita bercanda riang, seperti tanpa beban.
karena bebannya kita pikul bersama.
aku rindu saat itu, saat yang telah dihembus angin darat.
saat itu telah terbang entah ke samudra luas.
aku rindu kalian, sahabat.
kalian yang menjadi panutanku selama ini --selain Tuhan.
kalian malaikat terbaik yang Tuhan kirimkan untukku.
tapi sekarang, dimana kalian? hari ini pun aku tak mendengar ceritamu.
tahukah engkau, rasanya kehilangan kawan? untukku, itu jauh lebih sakit daripada patah hati.
sungguh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar